
(28/02) Tepat dua minggu lalu warga Kalurahan Janten berbondong-bondong pergi ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya sebagai warga negara. 4 TPS disediakan untuk melayani warga dalam menggunakan hak pilih dibuka mulai dari jam 7 pagi hingga jam 1 siang. Terpantau seluruh TPS hingga pukul 12 siang masih antri melayani warga yang antusias menggunakan hak pilihnya.
Sayangnya, antrian warga dalam menggunakan hak pilih belum mencapai 100�ri keseluruhan DPT Kalurahan Janten. Sebanyak 1.038 DPT hanya 886 orang yang menggunakan hak pilihnya.
TPS |
DPT |
Pengguna Hak Pilih DPT |
DPTb |
Presentasi |
1 |
255 |
218 |
5 |
85,49% |
2 |
260 |
217 |
8 |
83,46% |
3 |
260 |
218 |
6 |
83,85% |
4 |
263 |
233 |
6 |
88,59% |
Jumlah |
1038 |
886 |
25 |
85,36% |
TPS di Kalurahan Janten tidak hanya melayani DPT namun juga DPTb (Pemilih Pindahan) sebanyak 25 orang. Dimana DPTb tersebut adalah warga yang baru masuk di Kalurahan Janten dan belum masuk di DPT Janten, juga ada pemilih pindahan dari warga yang tingal sementara (kos/kontrakan) di Janten dan beberapa pekerja dari Bandara YIA.
Sebenarnya sangat disayangkan partisipasi warga Kalurahan Janten dalam pemilu 2024 hanya 85%, dan masih ada 15% warga yang tidak menggunakan hak pilihnya. Namun, ternyata 85% bukanlah angka yang buruk, karena KPU Kulon Progo sendiri menargetkan partisipasi pemilih di Kulon Progo adalah 85% (disampaikan Aggota KPU Hidayatut Toyyibah dalam wawancara dengan media antarayogya). Dengan kata lain, Kalurahan Janten sudah mampu mencapai target tersebut. (Pluto)