You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Janten
Logo Desa Janten
Janten

Kec. Temon, Kab. Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Selamat datang di website resmi Pemerintah Kalurahan Janten Kapanewon Temon Kabupaten Kulon Progo DIY 5564 Telp/WA 0853 0274 0029

Gobak Sodor membuat emak-emak Janten jatuh bangun, aduduh~

Kepala Desa TTD 20 Agustus 2022 Dibaca 949 Kali
Gobak Sodor membuat emak-emak Janten jatuh bangun, aduduh~

 

Janten (20/8) Jatuh bangun, aku mengejarmu dan lalu menapukmu….. yak, seperti itulah gambaran permainan gobak sodor. Lomba gobak sodor di Kalurahan Janten sudah dilakukan pada hari sabtu 13 agustus dan minggu 14 agustus kemarin, diikuti oleh 5 tim yang mewakili masing-masing padukuhan di Kalurahan Janten.

Selamat untuk Padukuhan Janten sebagai juara pertama dan Padukuhan Tegalrejo sebagai juara kedua, dan tak kalah hebatnya tim Gobak Sodor dari Padukuhan Dukuh, Tegalsari, dan Jomboran yang sungguh luar biasa antusiasnya dalam perlombaan Gobak Sodor ini.

Nah, sedikit pengetahuan buat pembaca semua, ada yang tau tentang asal mula permainan gobak sodor? Yakin deh pasti belum banyak yang tahu tentang asal mula permainan ini. Menurut sejumlah literatur Belanda menyebutkan bahwa kata Gobak Sodor diambil dari kata Go Back Through The Door yang mempunyai arti menembus pintu, yang mana dalam pengucapan orang Indonesia khususnya orang jawa kata tersebut sulit diucapkan maka untuk mempermudah ucapan terciptalah kata Gobak Sodor untuk menyebutkan permainan tersebut. Selain ilmu cocoklogi dari literatur Belanda, fakta lain dari permainan ini adalah arti dari kata gobak sodor sendiri yang berarti bergerak bebas menggunakan tombak. Dalam perjalanan sejarah permainan ini  pada dahulu kala para prajurit kerap melakukan permainan ini untuk melatih ketrampilan berperang dengan tombak.  Selain itu ternyata Gobak Sodor tercatat dalam buku kamus Jawa (Baoesastra) karya WJS Poerwadarminto yang dipublikasikan oleh JB Wolters Uitgeverrs Maatschappij NVG di tahun 1939.

Sayangnya, banyak generasi muda sekarang yang mulai meninggalkan permainan seru ini. Teruntuk pembaca yang membaca artikel ini, yuk sama-sama kita melestarikan permainan seru ini agar anak cucu kita nanti masih bisa memainkan permainan ini, karena selain seru permainan ini juga bisa untuk melatih fisik, ketangkasan, kecerdikan, dan juga kerjasama. (Pluto)

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 760.276.702,63 Rp 1.170.800.725,00
64.94%
Belanja
Rp 518.187.634,00 Rp 1.596.783.126,00
32.45%
Pembiayaan
Rp 480.982.401,00 Rp 425.982.401,00
112.91%

APBDes 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 1.740.000,00 Rp 29.160.000,00
5.97%
Hasil Aset Desa
Rp 1.200.000,00 Rp 38.766.000,00
3.1%
Dana Desa
Rp 259.024.000,00 Rp 259.024.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 58.538.132,00 Rp 169.382.933,00
34.56%
Alokasi Dana Desa
Rp 313.234.898,00 Rp 551.467.792,00
56.8%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 120.000.000,00 Rp 120.000.000,00
100%
Bunga Bank
Rp 6.539.672,63 Rp 3.000.000,00
217.99%

APBDes 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 327.944.634,00 Rp 1.110.656.226,00
29.53%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 163.128.000,00 Rp 348.457.400,00
46.81%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 1.200.000,00 Rp 49.127.000,00
2.44%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 20.515.000,00 Rp 71.888.300,00
28.54%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 5.400.000,00 Rp 16.654.200,00
32.42%